Beranda » #Part3 Materi Biologi Kelas 12 BAB 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Lengkap
Biologi Pendidikan

#Part3 Materi Biologi Kelas 12 BAB 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Lengkap

 

TamateknoPertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup – Halo sobat Tamatekno, kali ini admin mau update materi tentang Pertumbuhan dan Perkembangan, Metabolisme Sel, Materi Genetik, Pembelahan Sel, Pewarisan Sifat Menurut Hukum Mandel dll. jadi jangan sampai ada materi biologi yang tertinggal untuk di baca yah Sahabat semua.

C. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan serta Manusia

Oke sekarang materi sudah sampai ke poin C yang berjudul pertumbuhan dan perkembangan pada hewan serta manusia, materi ini adalah lanjutan dari materi kemarin atau part 2. Mari kita simak materinya dengan baik.

1. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan

Oke kita mulai dari pertumbuhan dan perkembangan pada hewan terlebih dahulu, mari kita simak penjelasan materinya.

Ada dua tahap pertumbuhan dan perkembangan pada hewan, yaitu tahap embrionik dan pasca embrionik.

a. Fase embrionik


Yang pertama ada fase embriotik, berikut adalah penjelasan lengkapnya seputar fase embriotik.


Fase embrionik merupakan fase pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari zigot sampai terbentuknya embrio sebelum lahir atau menetas. Fase embrionik terdiri atas beberapa fase berikut ini:

Tahap moruiasi: zigot yang terbentuk terus menerus membelah sehingga menjadi suatu bentuk seperti bola yang tersusun atas banyak sel dan disebut dengan morula. ‘

Tahap biastulasi: pada tahap akhirdari fase momia akan terbentuk suatu lubang yang disebut dengan blastocoel. Bentuk embrio sampai dengan tahap’ mi disebut dengan blastula.

Tahap gastruiasi: embrio dari biastula membentuk gastrulaTerbentuknya gastruia: dItandaI dengan adanya tIga lapisan embrionik, yaitu lapisan luar (ektoderm) lapisan: tengah (mesoderm), dan lapisan dalam (endoderm).

Tahap organogenesis: merupakan tahap pembentukan berbagai organ tubuh yang berkembang dari tiga lapisan saat proses gastruiasi. Organ-organ yang terbentuk, yaitu: “lapisan ektoderm berkembang menjadi rambut, kulit, sistem saraf, dan sistem indra; lapisan mesoderm akan berkembang menjadi otot, rangka, aiat reproduksi, alat peredaran darah, dan alat ekskresi; lapisan endoderm akan berkembang menjadi alat pencernaan dan alat pernapasan.

b. Fase pascaembrionik

Setelah ada fase embriotik pertumbuhan hewan akan berkembang ke fase pasca-embriotok, berikut penjelasannya.

Fase ini dimulai saat hewan lahir atau menetas. Pada hewan tertentu sebelum dewasa terlebih dahulu mengalami perubahan bentuk. Perubahan tersebut terjadi pada peristiwa metamorfosis dan metagenesis.

1) Metamorfosis

Metamorfosis dibedakan menjadi dua, yaitu:

a) Metamorfosis sempurna, merupakan perubahan bentuk pada hewan yang pertumbuhan dan perkembangannya melalui tahap telur, larva, kepompong/pupa, dan imago (hewan dewasa). Contohnya kupu-kupu, katak, dan nyamuk.

b) Metamorfosis tidak sempurna, merupakan perubahan bentuk pada hewan yang pertumbuhan dan perkembangannya melalui tahap telur, nimfa (hewan muda), dan imago (hewan dewasa). Contohnya belalang, kecoa, dan capung.

2) Metagenesis

Merupakan pergiliran keturunan dari genera‘si gametofit ke generasi sporofIt atau sebaliknya. Terdapat dua fase pada hewan yang mengalami metagenesis, yaitu .fase kehidupan yang bereproduksi secara seksual dan bereproduksisecara aseksual.

2. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia

Nah kita masuk ke materi selanjutnya yaitu pertumbuhan dan perkembangan pada manusia, mari kita simak materinya dengan seksama.

Berikut adalah beberapa masa yang terjadi pada manusia selama tahap pertumbuhan dan perkembangan.

a. Masa balita, merupakan masa paling awal dari pertumbuhan dan perkembangan manusia seteiah dilahirkan. Masa balita merupakan masa di antara usia 0-5 tahun. b. Masa kanak-kanak, merupakan masa bermain dan belajar. Disebut sebagai golden age karena pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan terjadi dengan pesat. Masa kanak-kanak merupakan masa di antara usia 6-10 tahun.

c. Masa remaja, merupakan masa di antara usia 11-18 tahun. Pada masa ini, manusia mengalami pubertas. Masa pubertas antara wanita dan pria terdapat perbedaan rentang usia, di mana pada wanita masa pubertas terjadi pada usia 10-15 tahun, sedangkan pada pria masa pubertas terjadi di rentang usia 11-16 tahun.

d. Masa dewasa, merupakan masa yang ditandai dengan adanya kematangan individu dalam menyelesaikan proses pertumbuhan fIsiknya dan siap menerima peran masyarakat bersama dengan orang dewasa lainnya. Masa dewasa merupakan masa di antara usia 19-50 tahun.

e. Masa lanjut usia, merupakan masa di mana secara f sik sel-sel tubuh mulai mengalami degenerasi sehingga membuat manusia terlihat tua. Masa usia lanjut merupakan masa di antara usia 50 tahun ke atas.

3. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia

Setelah kita mempelajari pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dan manusia, sekarang kita akan lanjut ke materi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dan manusia.

Ada 2 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dan manusia, berikut adalah penjelasannya.

a. Faktor internal

Faktor pertama yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dan manusia adalah faktor internal, apa itu faktor internal? Simak penjelasan berikut ini.

Faktor internal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan dan manusia, yaitu gen dan hormon. Gen sebagai faktor yang memengaruhi ciri dan sifat makhluk hidup, seperti warna kulit, warna rambut, dan bentuk telinga. Sementara itu, hormon yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, di antaranya:

Hormon pertumbuhan pada hewan

Beberapa hormon pertumbuhan pada hewan, di antaranya hormon tiroksin (mengendaiikan pertumbuhan hewan), hormon somatomedin (merangsang pertumbuhan tulang).

Hormon pertumbuhan pada manusia

Beberapa hormon pertumbuhan pada manusia, di antaranya hormon somatotropin (merangsang pertumbuhan tulang dan otot), hormon testosteron (mengatur perkembangan organ reproduksi sekunder pria), hormon estrogen (mengatur perkembangan organ reproduksi sekunder wanita)

b. Faktor eksternal

Selain faktor internal Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dan manusia juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, berikut penjelasannya.

Faktor eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada hewan. dan manusia, di antaranya:

1) Oksigen

Oksigen diperlukan untuk berespirasi yang akan menghasilkan ATP. Selanjutnya, ATP akan digunakan dalam proses metabolisme, pertumbuhan, dan aktivitas lainnya.

2) Nutrisi atau makanan

Kualitas dan kuantitas makanan akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhlUk hidup. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh makhluk hidup antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

3) Air

Dalam tubuh manusia dan hewan tersusun 70% air. Air merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan hewan serta manusia. 

4) Lingkungan

Lingkungan merupakan faktor eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan ‘dan manusia. Lingkungan akan memunculkan kemampuan adaptasi bagi makhluk hidup yang ada di dalamnya, misalnya makhluk hidup yang tinggal di daerah dingin akan memiliki lemak yang lebih tebal daripada hewan yang hidup di daerah beriklim panas.

Demikian artikel tentang pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup part 3, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda semua. Jika ada pertanyaan silahkan cantumkan di kolom komentar.

About the author

Tama Dwitama

Add Comment

Click here to post a comment

Arsip

Kategori